Rabu, 21 Oktober 2015

Binatang Khas Indonesia

1. Komodo
Komodo (earthtimes.org)
Berdasarkan laman Yayasan Komodo Kita, komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia. Komodo, secara alami, hanya ditemukan di Kepulauan Nusa Tenggara. Panjang komodo dapat mencapai tiga meter dan beratnya dapat mencapai 90 kilogram. Ukurannya yang besar ini ternyata berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecederungan membesarnya tubuh binatang karena tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidupnya.
Selain besar, komodo memiliki beberapa kelebihan. Komodo dapat berlari hingga 20 kilometer per jam pada jarak yang pendek, dapat berenang sangat baik, dapat menyelam sedalam 4,5 meter, serta dapat memanjat pohon menggunakan cakarnya yang kuat. Di samping itu, untuk menangkap mangsa, komodo juga dapat berdiri dengan kaki belakang dan menggunakan ekor sebagai penunjang.

2. Babirusa
Babirusa (en.wikipedia.org)
Babirusa merupakan hewan langka yang banyak terdapat di sekitar Pulau Sulawesi, Togian, Malenge, Sula, Buru, dan Maluku. Laman Kidnesia menyebutkan, babirusa hidup di hutan-hutan hujan tropis. Babirus memiliki panjang yang dapat mencapai 106 centimeter dan berat yang dapat mencapai 90 kilogram. Usia babirusa disebutkan dapat mencapai hingga 24 tahun. Sebenarnya, babirusa termasuk binatang yang pemalu. Akan tetapi, binatang ini akan menjadi buas bila merasa terganggu.

3. Anoa
Anoa (id.wikipedia.org)
Berikutnya, adalah anoa yang hanya ada di Pulau Sulawesi. Dilansir oleh Tourism News, anoa menjadi fauna identitas Provinsi Sulawesi Tenggara. Binatang ini seringkali disebut sebagai kerbau kecil lantaran bentuknya menyerupai kerbau. Binatang ini terdiri dari dua spesies, yaitu anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis). Kedua spesies ini tinggal dalam hutan yang jarang dijamah oleh manusia.

4. Bekantan
Bekantan (binatang.net)
Kalau pernah berkunjung ke Dunia Fantasi, pastinya kamu sudah tak asing lagi dengan maskot taman hiburan itu. Ternyata, binatang yang dipakai sebagai maskot taman hiburan itu adalah binatang asli Indonesia, yakni bekantan. Situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa binatang ini hanya hidup di Kalimantan Selatan, terutama di pinggiran hutan dekat sungai, hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar, dan hutan bakau. Di Kalimantan, bekantan dikenal juga dengan nama Kera Belanda, Pika, Bahara Bentangan, Raseng, dan Kahau.
Keunikan dari binatang ini adalah dapat dibedakan jenis kelaminnya melalui tampak pipi dan hidung. Bekantan jantan biasanya memiliki rambut pipi bagian belakang yang berwarna kemerahan dan memiliki hidung yang mancung. Sementara, bekantan betina biasanya memiliki rambut pipi bagian belakang yang berwarna kekuningan dan memiliki hidung yang kecil.

5. Hiu karpet berbintik
Hiu karpet berbintik (satwa.net)
Berikutnya, adalah binatang yang banyak ditemukan di Papua, yaitu hiu karpet berbintik. Dalam situs Biodiversity Warriors disebutkan, hiu karpet berbintik memiliki warna kulit dengan pola seperti macan tutul. Pola tersebut berbentuk heksagonal dan berwarna cokelat. Hiu karpet berbintik berbentuk mirip dengan hiu lain. Bagian tubuhnya terdiri dari ekor, dua sirip samping, dua sirip di pungggung, dua mata yang terletak di kepala bagian atas, dan moncong mulut. Hiu jenis ini memiliki tubuh panjang. Namun, bagian moncongnya relatif pendek bila dibandingkan dengan hiu lain. Ukuran panjang maksimal hiu karpet berbintik adalah 46 centimeter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar